Showing posts with label Sadis. Show all posts
Showing posts with label Sadis. Show all posts

Sadis, Gadis ABG Cantik Di bakar Hidup - Hidup

Ini adalah kejadian yang sangat tragis. Seorang gadis ABG cantik di daerah Rumania telah dibakar hidup - hidup. Sebelum dibakar, korban diperkosa terlebih dahulu oleh sekitar 10 orang. Sungguh biadab tindakan mereka




Diampuni, Hukuman Butakan Mata di Iran Batal

Tervonis qishash dengan cara dibutakan sebelah matanya di Iran selamat dari hukuman setelah korban memaafkan semua tindakan pelaku terhadapnya. Padahal sebelumnya, korban menyatakan tidak akan memaafkan pelaku yang telah menghancurkan wajah dan membutakan kedua matanya.


Wanita itu, Ameneh Bahrami, luluh hatinya saat berhadapan dengan pelaku, Majid Mohavedi, sesaat sebelum eksekusi butakan mata dilakukan di sebuah rumah sakit di Teheran. Dilansir dari laman Associated Press, Minggu, 31 Juli 2011, Mohavedi bersimpuh meminta ampun sambil menangis di hadapan Bahrami.
 
Melihat Mohavedi merengek seperti anak kecil, tim dokter menanyakan kepada Bahrami apakah akan melanjutkan hukuman atau tidak. "Apa yang kau ingin lakukan sekarang?" tanya para dokter kala itu.

"Saya memaafkan dia, saya maafkan dia," ujar Bahrami tanpa pikir panjang.
Sambil terisak, Mohavedi berterima kasih dan mengatakan Bahrami sangat baik. "Saat paling tepat memaafkan seseorang adalah ketika kau berada di posisi berkuasa," kata Bahrami.
Mohavedi terbukti bersalah telah menyiramkan cairan asam ke wajah Bahrami pada 2004 lantaran lamarannya ditolak. Mata wanita 34 tahun ini menjadi buta dan seluruh wajahnya hancur. Untuk menyembuhkan luka-lukanya, Bahrami harus menjalani 19 kali operasi di Spanyol.

Rencananya, kemarin tim dokter akan menyuntikkan 20 tetes cairan asam ke dalam mata Mohavedi sebagai bentuk hukuman qishash. Jika saja Bahrami menyatakan ingin meneruskan hukuman, dapat dipastikan sebelah mata Mohavedi buta.
Sebelumnya, rencananya qishash akan dilakukan pada Mei lalu. Namun sempat tertunda, diduga akibat banyaknya protes dari kalangan aktivis HAM. Bahrami sendiri mengatakan tidak akan mundur dan tetap melaksanakan hukuman tersebut. Awalnya, dia akan melakukan dengan tangannya sendiri, namun urung dan dokter akan mewakilinya.

"Saya dengan tegas tetap akan melakukan qishash. Saya mau qishash, dengan begitu saya akan ikhlas," ujar Bahrami kala itu.

Pemerintah Iran adalah salah satu negara di Timur tengah yang menerapkan hukuman qishash

"Pemerintah Iran harus mengkaji ulang hukuman bagi para pelaku tindak kekerasan, seperti serangan dengan asam, untuk mendapatkan hukuman yang setimpal. Namun hukuman tersebut janganlah mengandung unsur siksaan fisik," kata Hassiba Hadj Sahraoui, wakil ketua lembaga Amnesti Internasional untuk Timur Tengah dan Afrika Utara. atau mata dibalas mata. Hukuman ini dikritisi oleh para aktivis yang menilainya tidak manusiawi dan merupakan penyiksaan terhadap seseorang.

Beginilah Sadisnya Siswi Sekolah di Jepang

Di beberapa negara,para siswi mendapakan uang tambahan jajan dari berjualan.Tetapi Hal itu tidak berlaku di Jepang.Sadisnya siswi Sekolah di Jepang telah mendunia.Mereka berkelahi,dan melakukan berbagai kriminal yang sulit dibayangkan. Nih Buktinya.

  
Nich Video nya

Sadis!! Setelah Gagal Memperkosa, Perampok Tembak Perut Ibu Hamil

Tragis benar suratan takdir yang dialami Surati (33), warga Kelurahan Lubuk Kupang, Kecamatan Lubuklinggau Selatan I, Kota Lubuklinggau. Wanita yang sedang hamil 5 bulan itu nyaris saja diperkosa oleh perampok yang memasuki rumahnya pada Jumat (22/1)  sekitar pukul 01.30 WIB.


Belum sempat menguras harta dan benda yang ada di rumah, perampok itu tergiur dengan kemolekan tubuh Surati dan berniat memperkosanya. Pelaku sempat membekap mulut korban dengan tangannya. Korban berontak dan melepaskan cengkeraman pelaku sambil berteriak minta  tolong. Takut warga berdatangan setelah mendengar teriakan korban.Dengan susah payah Surati melawan meski sedang hamil tua. Akibatnya, sang perampok kesal dan memuntahkan peluru ke  perut Surati yang sedang mengandung itu. Korban yang bersimbah darah, dilarikan suaminya,  Erwin (31), dibantu warga ke rumah sakit.

Kapolres Lubuklinggau AKBP Mukhlis SIk, melalui Kasat Reskrim AKP Jonson Nadapdap, yang  dikonfirmasi menyebutkan bahwa petugas sudah melakukan olah TKP. “Lima orang saksi yang  merupakan tetangga korban, sudah kita mintai keterangannya. Sementara suami korban belum  kita mintai keterangannya, karena masih shock,” terang Nadapdap.
Untuk korban sendiri, lanjut Nadapdap, masih dirawat intensif di RS dr Sobirin, LubukLinggau. Mengenai senpi yang digunakan pelaku, Nadapdap menduga berjenis kecepek dan aparat belum memastikan motif kejahatan yang terjadi, apakah hanya ingin memperkosa atau merampok. ”Untuk motifnya, dugaan sementara pelaku hendak memerkosa korban. Belum ada barang-barang berharga korban yang hilang,” pungkas Nadapdap.

Warga yang ditemui di TKP juga mengaku tidak sempat mengenali pelaku. Ada yang menyebutkan pelaku bercelana pendek dan menutup wajahnya dengan baju seperti ninja agar tidak bisa dikenali korban.
Diduga pelaku berhasil menyelinap masuk ke dalam rumah korban setelah merusak dinding papan dan gembok pintu. Rumah korban yang lokasinya berjauhan dengan tetangga sehingga pelaku dengan leluasa bisa melakukan aksinya. Warga berdatangan setelah dikejutkan oleh suara letusan dan teriakan meminta tolong. Namun, belum sempat warga datang, pelaku sudah melarikan diri. (Jawa Pos)