Ditinggal Operator Jumatan, Siswa-Siswi SMP Mesum Ria di Warnet

Puluhan warga kota Tasikmalaya heboh menyusul petugas warnet di Simpang Lima kota ini menagkap sepasang siswa kelas tiga SMP yang sedang mesum sambil menonton video porno disitus intenet,Jumat. Saat kepergok pemilik warnet usai jumatan, posisi celana dalam sepasang siswa SMP negeri terkemuka di kota ini nampak melorot. Dua siswa yang sudah dua bulan memadu kasih masing-masing Ma,15, dan In,15, hampir dua jam diintrograsi petugas warnet kemudian kasus itu pun dilaporkan ke polisi.




Memprihatinkan, warnet banyak digunakan sebagai tempat mesum bagi remaja
Dikabarkan, setelah polisi memanggil kedua orang tuanya, sepasang siswa SMP yang masih berseragam dipulangkan.

Petugas warnet Rizal,29, ketika ditanya polisi menjelaskan, sepasang siswa itu masuk warnet yang dikelolanya sekira pukul 12.00 menjelang jumatan.
Mereka mendapatkan kamar nomor enam yang waktu itu kosong. Rizal mengaku tak curiga jika sepasang siswa SMp itu berbuat mesum. ” Saya tak mencurigainya. Setelah mereka membuka internet saya langsung jumatan,” kata dia. Hanya, akunya, sekira pukul 13.00 usai jumatan, dia mengaku terkejut karena sepasang siswa SMP itu kepergok sedang mesum sambil menonton adegan porno di intenet. ” Saya melihat kondisi celana dalam sepasang siswa sudah melorot. Kemudian siswi In membetulkan celana dalanya sambil berdiri,” kata Rizal.


Dia menyebutkan, selama membuka bisnis intrnet baru pertama kali ini memergoki pelajar yang melakukan mesum di tempat usaha.
Sejumlah anggota polisi di Polresta Tasikmalaya mengaku terkejut ketika mendengar laporan adanya sepasang siswa SMP yang tertangkap basah sedang mesum di kamar internet. Kapolres, lanjutnya sudah memerintahkan supaya melakukan penyelidikan terkait kasus ini.
“Kemungkinan pemilik warnet akan diperiksa selaku saksi kemudian menyusul sepasang siswa tadi,”. Tokoh pemuda kota Tasikmalaya asal wilayah Sukarindik, Ujang Lukmmanul Hakiem, ketika dimintai pendapatnya mengungkapkan polisi harus segera melakukan penertiban terhadap warnet yang kemungkinan kerap dijadikan mesum. ” Polisi dan Satpol PP harus proaktif melakukan razia,” ujarnya.

Berkaitan dengan kasus ini, Lukman mengaku prihartin pasalnya, Tasikmalaya yang terkenal kota santri, kini malah mulai diserang perilaku yang aneh-aneh mulai narkoba hingga adegan mesum di tempat bebas. ” Jika polisi dan pemda terus berdiam, tak menutup kemungkinan kami akan melakukan razia terhadap warnet yang berpotensi dijadikan tempat mesum,” ancamnya.

0 comments:

Post a Comment